Skip to main content

Posts

Showing posts from November, 2022

KARAKTERISTIK AGAMA ISLAM Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas

KARAKTERISTIK AGAMA ISLAM[1] Oleh Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas Di antara karakteristik yang mengokohkan kelebihan Islam dan membuat umat manusia sangat membutuhkan agama Islam adalah sebagai berikut: 1. Islam datang dari sisi Allah Subhanahu wa Taala dan sesungguhnya Allah lebih mengetahui apa yang menjadi mashlahat (kebaikan) bagi hamba-hamba-Nya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: أَلَا يَعْلَمُ مَنْ خَلَقَ وَهُوَ اللَّطِيفُ الْخَبِيرُ “Apakah (pantas) Allah yang menciptakan itu tidak mengetahui? Dan Dia Mahahalus, Maha Mengetahui.” [Al-Mulk/67: 14] 2. Islam menjelaskan awal kejadian manusia dan akhir kehidupannya, serta tujuan ia diciptakan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا “Wahai manusia! Bertakwalah kepada Rabb-...

Hukum Nabr Dalam Membaca Al-qur'an

lihat vidio diatas : Nabr adalah menekankan bacaan pada huruf tertentu untuk menjaga huruf dan makna, nabr ini adalah hasil ijtihad dari dr aiman. Nabr terbagi mejadi beberapa keadaan sebagai berikut : 1. Saat waqaf dengan huruf bertasydid. Kecuali waqaf pada nun bertasydid dan mim bertasdid (مّ/نّ) karena cara membacanya adalah dengan gunnah yang dipanjangkan. 2. Wawu وّ bertasydid dan ya يَّ yang bertasydid  3. waqaf dengan mad yang diakhiri huruf hamzah(ء)  4. mad bertemu dengan Huruf bertasydid  5. alif tasniyah yaitu kata ganti dua orang bertemu dengan hamza wasal contoh lihat vidio berikut ini : referensi :          kitab    Tuhfatul Athfal     Sulaiman Al-Jamzuri    kitab asy-syafii ust abu ya'la kurniedi  

Hukum membaca huruf ra ( ﺭ ) dalam Al-qur'an

Hukum membaca huruf ra ( ﺭ ) terbagi menjadi tiga bagian yaitu : A.     Tafkhim, yaitu dibaca tebal dan ini terbagi menjadi beberapa hal sebagai berikut : 1.     Apabila huruf ra ( ﺭ ) berharakat sebagai berikut ini : a.     dammah ( ُ- ) b.     fathah ( ﹷ ) c.     fathatain ( ً- ) d.       atau dammatain ( ٌ- ) 2.     Apabila huruf berharakat fathah ( ﹷ ) atau dammah ( ُ- ) bertemu huruf ra ( ﺭ ) berharakat sukun. 3.     Apabila huruf berharakat fathah ( ﹷ ) bertemu huruf sukun selain huruf ya dan bertemu huruf ra ( ﺭ ) berharakat sukun 4.     Apabila huruf berharakat dammah ( ُ- ) bertemu huruf sukun dan bertemu huruf ra ( ﺭ ) berharakat sukun 5.     Apabila hamza wasal bertemu dengan huruf ra ( ﺭ ) sukun. 6.     Apabila huruf beharakat kasrah ( ِ- ) bertemu dengan ra ( ﺭ ) berharakat sukun, dan bertem...

Hukum Mad far'i dalam Al-qur'an

Mad far’i secara bahasa adalah cabang.  Sedangkan secara istilahnya, mad far’i adalah hukum tajwid dalam bacaan al-qur'an yang merupakan tambahan dari mad tabi'i. Cara membacanya adalah dibaca  4, atau 5 harakat. Mad Far'i ini terbagi menjadi 2 bagian : Mad Far'i yang bertemu dengan hamzah Mad Far'i yang bertemu dengan sukun Mad Far'i yang bertemu dengan hamzah adalah apabila mad tabi'i bertemu dengan hamzah maka dibaca panjang    4, atau 5 harakat.  Mad Far'i yang bertemu dengan hamzah terbagi menjadi 4 yaitu : mad wajib muttasil mad jaiz munfasil mad badal mad silah thawilah Mad Far'i yang bertemu dengan sukun adalah apabila mad tabi'i bertemu dengan sukun maka dibaca panjang    4, atau 5 harakat.  Mad Far'i yang bertemu dengan sukun terbagi menjadi 2 yaitu : sukun arid sukun ashlih sukun arid ini terbagi menjadi dua bagian : mad aridh lis sukun mad lin sukun asli ini terbagi menjadi empat bagian : mad lazim kalami mutsaqqal mad lazim kal...

hukum Mad Thabi'i Harfi cara membacanya dalam al-qur'an

Mad Thabi'i Harfi Mad Thabi'i Harfi adalah yang berada pada huruf huruf-huruf Muqatha'ah pada awal awal surah dalam al-qur'an, cara membacanya adalah dengan dibaca panjang 2 harakat. huruf Muqatha'ah tersebut ada 5 sebagai berikut : حَيٌّ طَهُرَ ح ي ط ه رَ contohnya adalah :   Surat Taha بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ   1.                          طٰهٰ ۚ Ṭāhā. Ṭ ā H ā .   2.                         مَآ اَنْزَلْنَا عَلَيْكَ الْقُرْاٰنَ لِتَشْقٰٓى ۙ Mā anzalnā ‘alaikal-qur'āna litasyqā. Kami tidak menurunkan Al-Qur’an ini kepadamu (Nabi Muhammad) supaya engkau menjadi susah.   3.      ...

hukum Mad silah qasirah cara membacanya dalam al-qur'an

  Mad silah qasirah Mad silah qasirah  adalah  'ha  dhamir ' berharakat dhomma dan kasroh tidak bertemu huruf hamzah. Sehingga dibaca panjang 2 harakat. Contoh yaitu: Surat al-Lahab     تَبَّتْ يَدَآ أَبِى لَهَبٍ وَتَبَّ   Arab-Latin: tabbat yadā abī lahabiw wa tabb   Artinya: 1. Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa.     مَآ أَغْنَىٰ عَنْهُ مَالُ هُ ۥ وَمَا كَسَبَ   mā agnā ‘an-hu māluhụ wa mā kasab   2. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan.       سَيَصْلَىٰ نَارًا ذَاتَ لَهَبٍ   sayaṣlā nāran żāta lahab 3. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak.         وَٱمْرَأَتُ هُۥ حَمَّالَةَ ٱلْحَطَبِ   wamra`atuh, ḥammālatal-ḥaṭab   4. Dan (begitu pula) istrinya...

hukum Mad 'iwadh cara membacanya dalam al-qur'an

  Mad 'iwadh   adalah huruf berharakat  fathatain  bertemu dengan alif pada saat wakaf atau wakaf pada huruf hamza berharakat fathain.  cara membacanya adalah dengan dibaca panjang dua harakat seperti contoh berikut ini : اَلَمْ نَجْعَلِ الْاَرْضَ مِهٰ دًاۙ ٦ Bukankah Kami telah menjadikan bumi sebagai Hamparan 78:7 وَّالْجِبَالَ اَوْتَا دًاۖ ٧ dan gunung-gunung sebagai pasak? 78:8 وَّخَلَقْنٰكُمْ اَزْوَا جًاۙ ٨ Kami menciptakan kamu berpasang-pasangan. 78:9 وَّجَعَلْنَا نَوْمَكُمْ سُبَا تًاۙ ٩ Kami menjadikan tidurmu untuk beristirahat. 78:10 وَّجَعَلْنَا الَّيْلَ لِبَا سًاۙ ١٠ Kami menjadikan malam sebagai pakaian.  742) semua huruf yang berwarna merah dibaca panjang 2 harakat lihat vidio beriku ini :     referensi :          kitab   Tuhfatul Athfal    Sulaiman Al-Jamzuri          kitab asy-syafii ust abu ya'la kurnied

hukum Mad thabi’i cara membacanya dalam al-qur'an

Mad artinya panjang   Thabi'i artinya biasa  Mad thabi’i adalah mad yang benar benar asli dan murni.  mad ini adalah mad yang keluarnya dari makraj al jauf ( rongga mulut dan tenggorokan).  Mad thobi'i ini terjadi apa bila sebagai berikut : Huruf berharakat dhammah yang bertemu dengan waw sukun Huruf berharakat kasrah yang bertemu dengan ya sukun Huruf berharakat fathah yang bertemu dengan alif contohnya lihat vidio di atas : referensi : kitab  Tuhfatul Athfal  Sulaiman Al-Jamzuri kitab asy-syafii ust abu ya'la kurnied

HUKUM NUN DAN NUN BERTASYDID

  Nun dan mim yang bertasydid Mim dan nun yang bertasydid adalah huruf م dan huruf نْ   yang di tasydidkan di awal, tengah, dan akhir kata dalam Al-qur’an huruf ini makraj nya adalah ronggah hidung, oleh sebab itu saat membaca kedua huruf ini kita akan merasakan dengungan di rongga hidung kita.   Contoh nun bertasydid: ( إنّ = إنْ + نَ ) Inna:   aslinya adalah نَ dan إنْ   Huruf ن yang pertama sukun dan huruf ن yang kedua berbaris, kemudian keduanya tersebut digabungkan   dengan cara huruf نَ sukun dimasukkan kedalam huruf ن yang beharakat Setelah kedua huruf tersebut digabungkan sehingga dibaca إنّ .   Contoh mim bertasydid:   إمّ = إمْ مَ Imma : aslinya adalah مَ dan إمْ .   Huruf م yang pertama sukun dan huruf mim yang kedua berharakat, kemudian kedua huruf mim tersebut digabungkan dengan cara huruf mim sukun dimasukkan ke dalam huruf mim yang berharakat sehingga dibaca إمّ...

hukum Ikhfa haqiqi dan cara membacanya

ikhfa' maknanya adalah samar. yaitu membaca nun sukun ( نْ ) atau tanwin ( ـَــًـ , ـِــٍـ , ـُــٌـ ) dengan menyamarkanya serta denggung yang dipanjangkan kehuruf yang lainya. Hukum bacaan ini berlaku jika ada nun sukun atau tanwin yang bertemu dengan salah satu dari berikut, yaitu:  (ت – ث – د – ذ – ز – س – ش – ص – ض – ط – ظ – ف – ق – ك). Cara membaca ikhfa' haqiqi adalah dari dalam rongga hidung sehingga terdengar samar atau bisa juga menjadi suara “NG” atau “N” , setelah itu dengan dengung sepanjang 4 harakat, kemudian setelah itu barulah masuk untuk membaca huruf setelah nun sukun ( نْ ) atau tanwin ( ـَــًـ , ـِــٍـ , ـُــٌـ ) tersebut. Contohnya lihat vidio berikut :  :     referensi :           kitab  Tuhfatul Athfal   Sulaiman Al-Jamzuri    kitab asy-syafii  ust abu ya'la kurniedi  

hukum Izhar halqi dalam nun sukun atau tanwin dan cara membacanya dalam al-qur'an

Izhar halqi Izhar maknanya adalah terang atau jelas. yaitu membaca nun sukun ( نْ ) atau tanwin ( ـَــًـ , ـِــٍـ , ـُــٌـ ) dengan jelas. Disebut izhar halqi karena makhraj dari huruf-huruf izhar halqi keluar dari tenggorakan (halq). Hukum bacaan ini berlaku jika ada nun sukun atau tanwin yang bertemu dengan salah satu dari huruf izhar : yaitu huruf tenggorokan ( ء – ه – ع – ح – غ – خ). Contohnya lihat vidio berikut : referensi :           kitab  Tuhfatul Athfal   Sulaiman Al-Jamzuri    kitab asy-syafii  ust abu ya'la kurniedi  

hukum Iqlab dalam nun sukun atau tanwin dan cara membacanya dalam al-qur'an

iqlab maknanya adalah mengganti. yaitu  membaca nun sukun ( نْ ) atau tanwin ( ـَــًـ , ـِــٍـ , ـُــٌـ )  bertemu dengan huruf ba' (ب), maka bacaan ( نْ ) atau tanwin ( ـَــًـ , ـِــٍـ , ـُــٌـ ) berubah menjadi bunyi mim. Contohnya lihat vidio berikut :  :    referensi :           kitab  Tuhfatul Athfal   Sulaiman Al-Jamzuri    kitab asy-syafii  ust abu ya'la kurniedi  

hukum Idgham dalam nun sukun atau tanwin serta pembagianya

Idgham  Secara bahasa, idgham berarti memasukkan sesuatu pada sesuatu yang lain. Sementara menurut istilah  idgham adalah  nun  sukun ( نْ ) atau tanwin ( ـَــًـ , ـِــٍـ , ـُــٌـ )    yang dilebur dan dimasukkan ke dalam salah satu huruf idgham. jadi Idgham maknanya adalah meleburkan atau memasukkannya satu huruf ke dalam huruf yang lainnya. yaitu membaca nun  sukun ( نْ ) atau tanwin ( ـَــًـ , ـِــٍـ , ـُــٌـ )  dengan meleburkannya kehuruf yang lainya dengan dua cara yang berbeda.  Idham dibagi menjadi dua yaitu : idgham bighunnah  yaitu meleburkan nun  sukun ( نْ ) atau tanwin ( ـَــًـ , ـِــٍـ , ـُــٌـ )  dengan huruf  ( م – ن – و – ى  )  dengan dengung yang dipanjangkan. idgham bilaghunnah  yaitu meleburkan nun  sukun ( نْ ) atau tanwin ( ـَــًـ , ـِــٍـ , ـُــٌـ )  dengan huruf  ( ل – ر )  tanpa gunnah (dengung) yang dipanjangkan.   referensi :      ...