Nun dan mim yang bertasydid
Mim dan nun yang bertasydid adalah huruf م dan huruf نْ yang di
tasydidkan di awal, tengah, dan akhir kata dalam Al-qur’an huruf ini makraj nya
adalah ronggah hidung, oleh sebab itu saat membaca kedua huruf ini kita akan
merasakan dengungan di rongga hidung kita.
Contoh nun bertasydid:
|
( إنّ
= إنْ + نَ ) Inna: aslinya adalah نَ
dan إنْ |
Huruf ن
yang pertama sukun dan huruf ن yang kedua berbaris, kemudian keduanya tersebut digabungkan
dengan cara huruf نَ sukun dimasukkan kedalam
huruf ن yang beharakat Setelah
kedua huruf tersebut digabungkan sehingga dibaca إنّ.
Contoh mim bertasydid:
|
إمّ = إمْ مَ Imma : aslinya adalah مَ dan إمْ . |
Huruf م
yang pertama sukun dan huruf mim yang kedua berharakat, kemudian kedua huruf
mim tersebut digabungkan dengan cara huruf mim sukun dimasukkan ke dalam huruf
mim yang berharakat sehingga dibaca إمّ .
Hukum Bacaanya Hukum bacaan nun dan mim yang
bertasydid adalah dibaca dengan gunnah (berdengung) yang dipanjangkan.
Contohnya lihat video berikut ini :
referensi :
kitab Tuhfatul Athfal Sulaiman Al-Jamzuri
kitab asy-syafii ust abu ya'la kurniedi
Comments
Post a Comment